Sidebar Ads

Main Menu Bar

Air mata Ronaldo harus dibayar mahal wasit Felix Brych.

Ronaldo meninggalkan lapangan dengan tangisan dan kekecewaan


Cristiano Ronaldo diganjar kartu merah karena terlihat memegang kepala dan menarik rambut dari pemain Valencia, Jeison Murillo, pada laga perdana penyisihan grup Liga Champions di Stadion Mestalla, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB.

Lantaran tidak ada video assistant referee (VAR), wasit pun berdiskusi dengan asisten wasit lain dan langsung mengeluarkan kartu merah untuk Ronaldo. Pemain berdarah Portugal ini diusir keluar lapangan pada menit ke-29.Ronaldo yang tidak terima atas keputusan wasit sempat protes dan menangis sebelum meninggalkan lapangan. Suporter Valencia juga mengejek Ronaldo yang menangis karena mendapatkan kartu merah.

Melihat insiden ini sang kakak, Katia pun tidak terima lalu mengungkapkan kemarahannya melalui sebuah unggahan di sosial media. "Hal memalukan di sepak bola. Keadilan akan ditegakkan. Mereka menghancurkan saudara saya, tapi Tuhan tidak pernah tidur," tutur Katia, dilansir Football Italia."Akan ada harga mahal untuk air mata ini (Ronaldo). Mereka ingin menjatuhkanmu, tapi mereka tidak akan bisa," ujar dia menambahkan.

Sebenarnya, hal lumrah bagi seorang wasit untuk memberikan kartu merah kepada seorang pemain. Akan tetapi, wasit 43 tahun itu mendapatkan sorotan karena ia mengeluarkan kartu merah yang dinilai tidak pantas diterima Ronaldo. Saat itu, Ronaldo dinilai banyak pihak tidak melakukan kontak fisik yang ekstrem kepada bek Valencia, Jeison Murillo.


UEFA belum menentukan berapa lama hukuman larangan bermain yang akan ditanggung Ronaldo karena kartu merah ini. Ronaldo dipastikan tidak boleh bertanding pada laga Juventus selanjutnya di Liga Champions melawan Young Boys. Namun, dia juga terancam tambahan hukuman larangan bertanding di dua laga melawan Manchester United.
Air mata Ronaldo harus dibayar mahal wasit Felix Brych. Air mata Ronaldo harus dibayar mahal wasit Felix Brych. Reviewed by Unknown on 02.08.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.